kasus Sumiati Pelanggaran Ham Yang Berat

Kasus Penyiksaan TKI Sumiyati Pelanggaran HAM Berat
Kasus penyiksaan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI), Sumiyati yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga oleh majikannya di Arab Saudi adalah merupakan tindakan pelanggaran HAM Berat.Dubes Arab Saudi di Indonesia seperti halnya pemerintah Indonesia juga mengutuk perbuatan majikan Sumiati yang dinilai kejam dan dholim. Demikian dikatakan Menteri Hukum dan HAM, Patrialis kasus ini ditangani oleh sebuah partisan dari Ham yaitu Akbar di Kemenkum Rabu
Patrialis menyatakan, terhadap tindakan majikan Sumiati yang melakukan pelanggaran HAM berat tersebut pihak Arab Saudi menyatakan siap membantu menindak-lanjuti proses hukum sang majikan. Kesiapan Arab Saudi untuk membantu, kata dia, disampaikan Dubes Arab Saudi setelah Menteri Luar Negeri Indonesia menemuinya. Dubes Arab Saudi juga mengutuk perbuatan

Dikatakannya, dimana pun di dunia kalau terjadi kedholiman dan penganiayaan seperti yang dialami TKI Suminyati, semuanya satu langkah. Karena itu sudah melanggar HAM berat, kata Patrialis. Mantan anggota Komisi III DPR ini menambahkan untuk menyelesaikan kasus penganiayaan yang dialami Sumiyati, presiden telah menugaskan tiga menteri yaitu Menlu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Menakertrans.

Perilaku jahiliah

Sementara Ketua F-PKB Marwan Jafar menegaskan, tindakan keji biadab dan tidak berperikemanusiaan yang kembali dilakukan warga Arab Saudi kepada Sumiati, TKW asal Bima, Nusa Tenggara Barat, merupakan cermin perilaku jahiliyah warga negara Arab Saudi.
Demikian dikatakan Ketua F-PKB Marwan Jafar dalam pesan pendeknya kepada Harian Pelita, Jakarta, kemarin. Mencermati perilaku biadab itu, F-PKB mengutuk dan meprotes keras tindakan warga Arab Saudi yang lebih nista dari kaum jahiliyyah itu serta meminta pertanggungjawaban dari pemerintah Arab Saudi.
Dalam kasus ini bias dilihat dengan kasus pelanggaranya juga pemerintah Indonesia juga harus mendesak pemerintah Arab Saudi mem bawa kasus itu ke Mahmakah Internasional dan menjadikan majikan Sumiati sebagai pelaku kejahatan HAM.

Jika permintah Arab Saudi tidak menghukum seberat-beratnya majikan Sumiati, maka wajib hukumnya Indoensia melalukan moratorium pengiriman TKI/TKW ke Arab Saudi, tegas dia.

Bahkan, ucap Marwan, jika perlu, pemerintah menarik semua TKI/TKW di Arab Saudi, hingga patut dipertimbangkan juga menarik Duta Besar Indonesia di Arab Saudi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s